Follow us on Facebook

Komputasi Modern (Tugas Softskill)



1.    Pengertian Komputasi Modern
Komputasi modern adalah sebuah konsep sistem yang menerima intruksi-intruksi dan menyimpannya dalam sebuah memory, memory disini bisa juga dari memory komputer. Oleh karena pada saat ini kita melakukan komputasi menggunakan komputer maka bisa dibilang komputer merupakan sebuah komputasi modern. Konsep ini pertama kali digagasi oleh John Von Neumann (1903-1957). Beliau adalah ilmuan yang meletakkan dasar-dasar komputer modern. Von Neumann telah menjadi ilmuwan besar abad 21. Von Neumann memberikan berbagai sumbangsih dalam bidang matematika, teori kuantum, game theory, fisika nuklir, dan ilmu komputer yang di salurkan melalui karya-karyanya. 
Dalam kerjanya komputasi modern menghitung dan mencari solusi dari masalah yang ada, dan perhitungan yang dilakukan itu meliputi:
1. Akurasi
2. Kecepatan
3. Problem Volume Besar
4. Modeling
5. Kompleksitas

2.    Pengertian / Definisi Cloud Computing.
Secara umum, definisi cloud computing (komputasi awan) merupakan gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dalam suatu jaringan dengan pengembangan berbasis internet (awan) yang mempunyai fungsi untuk menjalankan program atau aplikasi melalui komputer – komputer yang terkoneksi pada waktu yang sama. Teknologi komputer berbasis sistem Cloud ini merupakan sebuah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna. Teknologi ini mengizinkan para pengguna untuk menjalankan program tanpa instalasi dan mengizinkan pengguna untuk mengakses data pribadi mereka melalui komputer dengan akses internet.

3.    Software dan aplikasi yang menerapkan cloud computing
a.    Google Drive
Google Drive adalah layanan penyimpanan daring milik Google yang diluncurkan pada 24 April 2012. Layanan ini merupakan ekstensi dari Google Docs dan akan mengganti URL docs.google.com dengan drive.google.com setelah diaktifkan. Google Drive memberikan layanan penyimpanan gratis sebesar 15 GB dan dapat ditambahkan dengan pembayaran tertentu.  Dengan fitur unggulan yang sama seperti Dropbox, yaitu sinkronisasi data melalui folder khusus di dalam desktop atau lebih dikenal dengan Desktop Sync Clients. GDrive memberikan kapasitas gratis sebesar 5 GB dan tentunya fitur-fitur yang terintegrasi dengan layanan Google lainnya seperti: Gmail, G+ dan Google Search. Fitur yang bisa digaris bawahi dari GDrive adalah API’s untuk para Developer. Hingga kini GDrive telah terhubung dengan puluhan aplikasi pihak ketiga
b.    iCloud
iCloud merupakan layanan komputasi awan terbaru yang dipublikasikan oleh Apple Inc. dalam acara Apple Worldwide Developers Conference (WWDC) yang diadakan tanggal 6 Juni 2011 di San Fransisco.iCloud memungkinkan para penggunanya untuk mensinkronisasi data seperti foto, musik, dan dokumen ke dalam iPhone, iPad, iPod Touch, Mac dan komputer secara otomatis pada waktu yang bersamaan. Sehingga pengguna dapat mengaksesnya di mana saja dan kapan saja tanpa perlu mem-back up data secara manual. iCloud merupakan bentuk pengembangan dari trend teknologi terbaru dibidang jaringan yaitu komputasi awan (Inggris:cloud computing)
c.    OneDrive
OneDrive (nama resmi Microsoft OneDrive, sebelumnya SkyDrive, Windows Live SkyDrive, dan Windows Live Folders) adalah layanan komputasi awan serupa dengan Dropbox dan Google Drive yang memungkinkan penggunanya mengunggah dan mensinkronkan berkas ke suatu penyimpanan awan dan kemudian mengaksesnya melalui peramban Web atau perangkat tertentu. Layanan ini dibuat oleh Microsoft dan merupakan bagian dari layanan daring Windows Live dan memungkinkan pengguna menyimpan berkas-berkasnya secara pribadi, membagikannya dengan orang-orang dalam kontak, atau menjadikan berkas-berkas bersifat umum. Berkas-berkas yang dibagikan untuk umum tidak memerlukan akun Microsoft untuk mengaksesnya.
d.   GoGrid, Amazon Simple Storage Service (S3).
GoGrid memiliki karakteristik umum dengan Amazon di area klasik komputasi awan, dalam hal ini mendukung beberapa sistem operasi melalui gambaran manajemen sendiri, dan mendukung dalam hal menyeimbangkan beban, penyimpanan awan, dan sebagainya. Amazon Simple Storage Service (2010) (S3) adalah layanan web penyimpanan online yang ditawarkan oleh Amazon Web Services.

S3 dapat diakses pengguna melalui layanan web,REST-style interface HTTP, atau dengan melibatkan antarmuka SOAP. Seperti halnya layanan komputasi awan lainnya, pengguna dapat meminta penyimpanan dalam jumlah kecil atau besar dengan cepat, serta menyediakan sistem penyimpanan sangat terukur.

Pengguna Amazon S3 tersebar di banyak bidang, misalnya, SmugMug, Slideshare dan Twitter.Twitter menggunakan Amazon S3 untuk host images, Apache Hadoop menggunakan S3 untuk menyimpan data komputasi, dan utilitas sinkronisasi online seperti Dropbox dan Ubuntu One gunakan Amazon S3 sebagai tempat penyimpanan dan fasilitas transfer.


4.    Perusahaan yang menerapkan software atau aplikasi cloud computing
TELKOM
Cloud Computing atau komputasi awan merupakan sebuah solusi layanan penyimpanan data yang kian marak digunakan oleh perusahaan-perusahaan di dunia dan di Indonesia. Salah satu perusahaan yang fokus pada pelayanan Cloud Computing adalah yaitu PT. Telkom. dengan website http://www.telkom.co.id/.
Telkom menetapkan TelkomCloud Computing sebagai salah satu layanan unggulan dari empat area pertumbuhan Telkom yang diharapkan dapat meningkatkan revenue portofolio information Telkom. Telkom Cloud Computing merupakan payung bagi layanan-layanan Cloud Computing yakni TelkomVPS dan TelkomCollaboration yang ditujukan untuk pelanggan usaha kecil dan menengah.
TelkomVPS adalah sebuah layanan yang memungkinkan pelanggan untuk memiliki server Windows Server 2008 secara virtual ‘virtual private server’,  di mana pelanggan dapat menginstal aplikasi, melakukan partisi, melakukan reboot selayaknya dedicated server sesuai dengan kebutuhannya.
Layanan TelkomVPS, memberikan layanan yang memiliki sistem keamanan secara menyeluruh terhadap sistem yang dipergunakan:
Teknologi SSL (Secure Socket Layer) dengan digital certificate resmi “Digicert” 256 bit (dikenal secara default oleh Browser).
Microsoft Server Firewall 2008
Konfigurasi dua area: Internal dan DMZ (Demiliterized Zone) yang memisahkan data secara internal dengan akses only melalui firewall
Profil Perusahaan Telkom Indonesia Tbk
PT TELKOM Tbk.
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Persero) biasa disebut Telkom Indonesia atau Telkom saja (IDX:TLKM ,LSE: TKID, NYSE: TLK) adalah perusahaan informasi dan komunikasi serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap di Indonesia. Telkom mengklaim sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, dengan jumlah pelanggan telepon tetap sebanyak 15 juta dan pelanggan telepon seluler sebanyak 104 juta.
Profil Perusahaan:
Kantor Pusat:
PT.Telekomunikasi Indonesia, Tbk.
PT.Telkom, Head Office
Jl.Japati No. 1 – Bandung Indonesia
Didirikan: 23 Oktober 1856
Kode Pos: 40133
Telp. +62-22-4521404
Fax. +62-22-7206757
Email: corporate_comm@telkom.co.id
Visi Misi
Visi
To become a leading Telecommunication, Information, Media, Edutainment & Services (TIMES) Player in the Region
Misi
1. To Provide TIME Services with Excellent Quality & Competitive Price.
2. To be the Role Model as the Best Managed Indonesian Corporation
Corporate Values (5C):
- Commitment to Long Term
- Customer First
- Caring Meritocracy
- Co creation of win-win partnership
- Collaborative Innovation






Referensi :
http://adhitjatur.blogspot.co.id/2015/05/definisi-dan-contoh-komputasi-modern.html
http://pusatteknologi.com/pengertian-manfaat-cara-kerja-dan-contoh-cloud-computing.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Google_Drive
https://id.wikipedia.org/wiki/ICloud
https://id.wikipedia.org/wiki/OneDrive
http://hohonugroho07.blogspot.co.id/2014/12/software-cloud-computing-perangkat.html

http://www.telkom.co.id/.

Review: Jurnal : Pengantar Bisnis Informatika

ANALISIS DETERMINAN SISTEM INFORMASI E-TICKETING : PENDEKATAN EXTENDED THEORY OF PLANNED BEHAVIOUR

Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Teknologi Informasi
Sistem Informasi Akuntansi (SIA) merupakan suatu kerangka pengkoordinasian sumber data untuk mengkonversi input berupa data ekonomik menjadi keluaran berupa informasi keuangan yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan suatu entitas dan menyediakan informasi akuntansi bagi pihak-pihak yang berkepentingan (Wilkinson, 2000).
Wayan (2011) berpendapat sistem informasi akuntansi berbasis teknologi adalah sistem informasi akuntansi yang sudah menggunakan teknologi komputer dalam pemrosesan transaksi. Artha (2011) menyebutkan bahwa sistem informasi akuntansi berbasis teknologi merupakan suatu sistem yang dapat membantu untuk membuat, mengubah, menyimpan, mengkomunikasikan dan menyebarkan informasi yang berkenaan dengan akuntansi.
Theory Of Planned Behaviour (TPB)
The theory of planned behavior (TPB) memiliki kelebihan dari teori pendahulunya Theory of Reasoned Action (TRA) yaitu kemampuan teori perilaku rencanaan dalam menganalisis suatu situasi di saat individu-individu tidak memiliki kontrol sendiri terhadap apa yang mereka lakukan.
Berdasarkan uraian di atas disimpulkan:
  • H1: Sikap berpengaruh terhadap minat penggunaan sistem informasi e-ticketing.
Minat
Minat untuk menggunakan sistem merupakan indikator yang layak untuk mengukur penggunaan sistem dimasa datang (Jackson et al., 1997). Minat diartikan sebagai kehendak, keinginan atau kesukaan (Kamisa, 1997). Minat adalah sesuatu yang pribadi dan berhubungan erat dengan sikap. Minat dan sikap merupakan dasar bagi prasangka, dan minat juga penting dalam mengambil keputusan. Minat merupakan sumber motivasi yang mendorong orang untuk melakukan apa yang mereka inginkan bila mereka bebas memilih (Hurlock, 1995).
Sikap
Sikap terhadap perilaku didefinisikan oleh Davis et al. (1989) sebagai perasaan positif atau negatif seseorang jika harus melakukan perilaku yang akan ditentukan. Sikap didefinisikan sebagai tingkat evaluasi diri saat seseorang merasa menguntungkan atau tidak menguntungkan saat penilaian terhadap perilaku yang dimaksud (Ajzen,1991). George (2004) menunjukkan bahwa persepsi sikap mempunyai pengaruh positif terhadap minat diadopsinya sistem e-ticketing. Penelitian tersebut konsisten dengan penelitian penelitian yang dilakukan oleh Abadi dan Gharibpoor (2012) yang meneliti tentang sikap dan minat pengguna untuk menggunakan e-service.
  • H2: Norma subjektif (Subjective Norm) berpengaruh terhadap minat penggunaan sistem informasi e-ticketing.
Norma Subjektif
Norma-norma subjektif didefenisikan sebagai persepsi atau pandangan seseorang terhadap kepercayaan-kepercayaan orang lain yang akan mempengaruhi minat untuk melakukan atau tidak melakukan perilaku yang sedang dipertimbangkan (Jogiyanto, 2007). Dengan menggunakan The Theory of Planed Behaviour (TPB), norma subjektif didefinisikan sebagai tekanan sosial individu melakukan atau tidak melakukan perilaku (Ajzen, 1991). Norma subjektif menurut Havelka (2004) adalah persepsi seseorang mengenai tekanan sosial untuk melakukan atau tidak melakukan perilaku mengenai hubungan yang penting.
  • H3: Kontrol perilaku persepsian (Perceived Behavioral Control) berpengaruh terhadap minat penggunaan sistem informasi e-ticketing.
Kontrol Perilaku Persepsian
Kontrol perilaku persepsian didefinisikan oleh Ajzen (1991) sebagai kemudahan atau kesulitan persepsian untuk melakukan perilaku. Pengaruh kontrol perilaku yang dirasakan terhadap minat untuk berbelanja online dan perilaku belanja yang sebenarnya telah banyak dipertimbangkan dalam bidang konsumen online perilaku. Hasil penelitian Manzari (2008) menunjukkan bahwa kontrol perilaku persepsian berpengaruh secara signifikan terhadap minat digunakannya sistem e-ticketing. Hasil penelitian tersebut mendukung penelitian George (2004) yang meneliti tentang hubungan antara theory of planned behaviour (TPB) dan pembelian melalui internet.
  • H4: Kepercayaan (Trust) berpengaruh terhadap minat penggunaan sistem informasi e-ticketing.
Kepercayaan
Kepercayaan mengacu pada keyakinan seseorang dalam harapan menguntungkannya dari apa yang orang lain akan lakukan, berbasis, dalam banyak kasus, interaksi sebelumnya (Gefen, 2000). Kepercayaan adalah suatu faktor kritis dalam stimulant transaksi secara online. Banyak konsumen tidak cukup mempercayai situs yang ada untuk memberikan informasi pribadi mereka, dalam rangka melakukan transaksi (Hoffman et al., 1999).
  • H5: Keyakinan diri (self efficacy) berpengaruh terhadap minat penggunaan sistem informasi e-ticketing.
Keyakinan Diri
Keyakinan sendiri (self efficacy) merupakan kepercayaan yang dimiliki seseorang mengenai kemampuannya melakukan perilaku tertentu. Dalam teori kognitif sosial (Bandura, 1997) self-efficacy adalah bentuk evaluasi diri yang mempengaruhi keputusan tentang perilaku apa untuk melakukan itu, jumlah usaha dan ketekunan dikemukakan ketika dihadapkan dengan rintangan, dan akhirnya, penguasaan perilaku.
E-ticketing
E-ticketing atau electronic ticketing adalah suatu cara untuk mendokumentasikan proses penjualan dari aktifitas perjalanan pelanggan tanpa harus mengeluarkan dokumen berharga secara fisik ataupun paper tiket.
Metode Penelitian
Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah penumpang pesawat kawasan Bandara Udara Internasional Juanda Surabaya baik yang akan melakukan penerbangan ataupun yang telah melakukan penerbangan dalam rute domestik maupun internasional yang pernah menggunakan sistem e-ticketing. Dipilihnya penumpang pesawat kawasan Bandara Udara Internasional Juanda Surabaya sebagai populasi dikarenakan penumpang tersebut berpotensi sebagai wisatawan yang sering melakukan penerbangan dan pernah menggunakan sistem eticketing.
Jumlah populasi dalam penelitian ini tidak diketahui secara pasti. Oleh sebab itu, peneliti melakukan suatu cara dalam penentuan jumlah sampel yaitu dengan mengambil 30 – 500 responden dengan cara menyebar 230 kuesioner.
Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik purposive sampling menurut Sugiyono (2008) adalah teknik pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu.
Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Survey adalah metoda pengumpulan data primer dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada responden individu.
Penelitian ini menggunakan dua jenis variabel yaitu variabel dependen dan variabel independen.
Dalam kegiatan pengumpulan data , peneliti melakukan beberapa langkah. Pertama, peneliti menyebar kuesioner dengan dua cara, yaitu secara langsung dan melalui e-mail.
Pengujian hipotesis yang dirumuskan dalam penelitian ini menggunakan bantuan Partial Least Squares (PLS) yang merupakan statistika multivariate yang melakukan pembandingan antara variabel dependen berganda dan variabel independen berganda.
Analisis Data dan Hasil Penelitian
Dari hasil survey dan data data yang didapat, diperoleh hasil sebagai berikut:

  • Hipotesis 1

Hipotesis 1 menyakatan bahwa konstruk persepsi sikap (attitude) berpengaruh terhadap minat penggunaan sistem informasi e-ticketing.
  • Hipotesis 2
Hipotesis 2 menyatakan bahwa konstruk persepsi norma subjektif (subjective norm) berpengaruh terhadap minat penggunaan sistem informasi e-ticketing.
  • Hipotesis 3
Hipotesis 3 menyakatan bahwa konstruk kontrol perilaku persepsian (perceived behavioral control) berpengaruh terhadap minat penggunaan sistem informasi e-ticketing.
  • . Hipotesis 4
Hipotesis 4 menyatakan bahwa faktor kepercayaan (Trust) berpengaruh terhadap minat penggunaan sistem informasi e-ticketing.
Kesimpulan
E-ticketing dapat mendokumentasikan proses penjualan dari aktifitas perjalanan pelanggan tanpa harus mengeluarkan dokumen berharga secara fisik ataupun paper tiket. Studi ini menguji konstruk Theory of Planned Behaviour (TPB) dengan menggunakan sikap, norma subjektif, kontrol perilaku persepsian, dan keyakinan diri sebagai variabelnya.
Dalam Theory of Planned Behavior (TPB), minat dipengaruhi oleh sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku persepsian. Hasil pada penelitian menunjukkan bahwa minat dipengaruhi oleh sikap (attitude) kontrol perilaku persepsian (perceived behavioral control).
Kedua variabel tersebut menunjukkan adanya hubungan positif antara kontrol perilaku persepsian dan sikap terhadap minat penggunaan sistem e-ticketing. Dalam penelitian ini sikap mempunyai pengaruh yang paling besar terhadap minat penggunaan sistem e-ticketing.
Norma subjektif (Subjective Norm) dan kepercayaan (Trust) tidak berpengaruh terhadap minat. Hasil ini konsisten dengan hasil studi beberapa peneliti lain yaitu Dehbashi (2007) serta penelitian dari Zailani et al. (2008), George (2004) dan Lin (2005).


Tahap – tahap Pengembangan Usaha

Dalam melakukan kegiatan pengembangan usaha, seorang  wirausahawan pada umumnya akan melakukan pengembangan kegiatan usaha tersebut melalui tahap – tahap pengembangan usaha sebagai berikut :

1. Memiliki ide usaha
Awal usaha seorang wirausahawan berasal dari suatu ide usaha. Ide usaha yang dimiliki seorang wirausahawan dapat berasal dari berbagai sumber. Ide usaha dapat muncul setelah melihat keberhasilan bisnis orang lain (pengamatan). Selain itu ide usaha juga dapat timbul karena adanya sense of business yang kuat dari seorang wirausahawan.

2. Penyaringan ide/Konsep usaha
Wirausahawan akan menterjemahkan ide usaha tersebut ke dalam konsep usaha yang merupakan penerjemah lebih lanjut ide usaha ke dalam matra – matra bisnis yang lebih spesifik. Penyaringan ide – ide usaha tersebut akan dilakukan melalui suatu aktivitas penilaian kelayakan ide usaha secara formal maupun yang dilakukan secara informal.

3. Pengembangan Rencana Usaha
Wirausahawan adalah orang yang melakukan penggunaan sumber daya ekonomi untuk memperoleh keuntungan. Dengan demikian komponen utama dari perencanaan usaha yang akan dikembangkan oleh seorang wirausahawan adalah perhitungan proyeksi rugi – laba dari bisnis yang dijalankan. Proyeksi rugi – laba merupakan muara dari berbagai komponen perencanaan bisnis lainnya yaitu perencanaan bisnis yang bersifat operasional. Dalam menyusun rencana usaha, harus segera ditambahkan bahwa para wirausahaan memiliki perbedaan yang mencolok dalam membuat rincian rencana usaha.

4. Implementasi rencana usaha dan pengendalian usaha
Rencana usaha yang telah dibuat baik secara rinci maupun global, tertulis maupun tidak tertulis selanjutkan akan diimplementasikan dalam pelaksanaan usaha. Rencana usaha akan menjadi panduan bagi pelaksanaan usaha yang akan dilakukan seorang wirausahawan. Dalam kegiatan implementasi rencana usaha, seorang wirausahawan akan mengerahkan berbagai sumber daya yang dibutuhkan seperti modal, material dan tenaga kerja untuk menjalankan kegiatan usaha.

FAKTOR UTAMA SEBELUM MEMULAI USAHA

Terdapat beberapa faktor utama yang harus dipertimbangkan sebelum memulai usaha yaitu :
• Faktor kelayakan pasar
• Faktor kesukaan
• Faktor keahlian atau familiaritas
• Faktor dana
• Faktor bahan baku
• Faktor sumber daya manusia dan teknologi
• Faktor kepribadian

SUMBER IDE USAHA

• Ide usaha dapat diperoleh dari berbagai sumber diantaranya :
• Berdasarkan hobi
• Berdasarkan keahlian ( contoh : latar belakang pendidikan)
• Merupakan usaha warisan
• Membuat inovasi baru
• Menyesuaikan dengan kebutuhan sekitar


PELUANG BISNIS DALAM BIDANG IT



Teknologi informasi telah berkembang sangat jauh. Teknologi informasi ini sangat membantu pekerjaan banyak orang, karena pekerjaan dapat diambil alih oleh salah satu produk teknologi informasi yaitu komputer. Oleh karena itu dunia IT kemudian dapat menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan. Namun sebelum mencoba terjun dalam bidang usaha dunia IT maka harus mengerti dulu beberapa hal tentang IT. Selanjutnya tinggal menggunakan kreatifitas kita untuk mencoba membuka usaha dalam dunia IT tersebut. Kira – kira apa sajakah peluang dalam dunia IT  itu. Berikut ini adalah beberapa yang dapat anda coba.

PROSES MENCARI PELUANG USAHA

Banyak informasi yang sering terabaikan, hal ini disebabkan oleh kekurangmampuan kita dalam mengenali dan menggali peluang-peluang yang ada. Banyak sumber untuk memperoleh informasi, dari mulai media cetak sampai pada media elektronik. Semakin lengkap sumber-sumber informasi yang ada tentu semakin mempermudah kita untuk memperoleh informasi mengenai peluang berbisnis. Berikut beberapa tips dalam mencari informasi peluang bisnis : 

• Informasi tentang kepribadian dan kemampuan dirinya 
• Peluang yang dapat diraih 
• Kebutuhan dan keinginan konsumen 
• Lingkungan yang dihadapi 
• Situasi persaingan 
• Dukungan dan trend kebijakan pemerintah

Contoh-contoh peluang usaha di bidang IT  :

1.      E-commerce
E-commerce adalah perdagangan dengan cara online. Biasanya adalah perdagangan melalui website yang menjual produk. Perdagangan melalui online sekarang ini sudah berkembang cukup pesat seiring semakin banyaknya website E-Commerce itu sendiri. Biasanya toko – toko besar sekarang ini sudah memiliki Website E-Commerce.
Namanya juga perdagangan online, maka jika ingin menggeluti bisnis ini anda harus membuat terobosan baru dan pintar – pintar menarik pembeli. Bisa dilakakukan salah satunya dengan menjual barang yang unik atau antik yang tidak dijual di tempat lain. Cara lainnya yaitu memberikan kemudahan kepada pembeli anda agar mereka senang dan segan untuk berbelanja pada anda. Dan akan lebih baik lagi jika di sediakan system pembayaran dan pemesanan yang mudah. Agar para pembeli semakin nyaman dan mudah dalam berbelanja di tempat anda.
2.      E-Voucher
E-Voucher adalah penjualan voucher secara online, baik voucher pulsa sampai dengan voucher belanja. Jika ingin membuka bisnis ini maka anda harus bekerja sama dengan pusat perbelanjaan, restoran / rumah makan dan operator seluler. Dengan adanya E-Voucher ini dapat memudahkan orang dalam melakukan pembayaran secara cepat tanpa harus mengeluarkan uang tunai. Dan karena cukup banyak yang kini membutuhkan E-voucher ini, maka jika anda berhasil anda dapat mendapat banyak keuntungan.
3.      E-ticketting
E-Ticketting adalah penjualan tiket secara online. Mulai dari tiker pesawat, kereta sampai kapal dapat dijual dengan ini. Membuka bisnis E-Tiketting ini membutuhkan koneksi internet yang bagus, karena biasanya kita harus rajin update “kondisi” tiket pada saat tertentu. Anda juga harus bekerja sama dengan beberapa pemilih PO. Semakin banyaknya kerjasama yang anda jalin maka semakin banyak pula kebutuhan tiket yang dapat anda dapat dan tawarkan kepada pembeli. Kelebihan dari E-Tiketting ini adalah sedikitnya modal dan biaya operasional yang harus dikeluarkan. Karena pemesanan tiket dapat dilakukan secara online.
4.      IT solution
IT solution adalah bisnis yang bergerak dalam bidang jasa atau penjualanan produk IT. IT solution memiliki terdiri dari berbagai macam jenis. Contohnya adalah usaha pemasangan CCTV, sistem keamanan dan Software House. Jika anda dapat menjalankannya maka keuntungan yang didapat bisa cukup besar mengingat saat ini sangat banyak orang yang mebutuhkan hasil jasa atau produknya. Namun tentu saja jika hendak menekuni bidang ini anda harus memilik pengetahuan dan pengalaman lebih dalam bidang IT.

Referensi :http://idebisnisterbaru.com/ide-bisnis-modern-seputar-dunia-4-peluang-usaha.html
                 http://akito-techno.blogspot.in/2015/03/peluang-bisnis-dalam-bidang-it.html

Review Jurnal Tentang PHP & Mysql

Isi  jurnal 1

PHP adalah bahasa scripting yang menyediakan cara yang mudah dalam melekatkan program pada halaman web.
Karena suatu halaman diproses terlebih dahulu oleh PHP sebelum dikirim ke client, maka script dapat menghasilkan isi halaman yang dinamis,seperti misalnya menampilkan hasil query dari MySQL pada halaman tersebut. PHP pada mulanya berarti Personal Home Page, tetapi sekarang telah menggunakan nama “PHP Hypertext Preprocessor”.
PHP banyak didukung oleh beberapa platform, banyak yang dari UNIX dan turunannya dan tentu juga Microsoft
operating system yang mendukung lingkungan dalam Win32.

Kelebihan–kelebihan PHP :
·         PHP dapat digunakan untuk menghasilkan file gambar GIF, atau bahkan gambar GIF yang bersifat stream dari server ke browser. Sebelumnya harus dikompile PHP dengan GD library yang mengandung fungsi – fungsi manipulasi GIF.
·         PHP mampu menerima file upload darisetiap browser yang RFc-1867 compliant. Kemampuan ini memungkinkan user mengupload file teks atau binary.
·            PHP secara transparan mendukung HTTP cookie. Administrator dapat menset cookies mengunakan function setcookie().
·            PHP mendukung banyak sekali database dalam mode native dan melalui ODBC. Seperti termasuk Adabas, dBase, Empress, FilePro, Informix, InterBase, MySQL, Oracle, dan database yang mensupport ODBC yang dapat menggunakan PHP


Database Server MySQL
MySQL adalah sebuah “SQL client/
server relational database management
system” yang berasal dari Scandinavia. Pada
MySQL sudah termasuk SQL server, program client untuk mengakses server, hal–hal yang berguna dalam hal administrasi, dan sebuah “programming interface” untuk
menulis program sendiri.

MySQL bukan sebuah project yang open source karena dalam keadaan tertentu
diperlukan “license”. Tetapi kepopuleran dari MySQL terus berkembang dalam komunitas open source karena me lisensikannya tidak terlalu sulit. MySQL juga dapat berjalan pada personal komputer (banyak pengembangan dari MySQL terjadi pada system yang tidak mahal yaitu Linux System). Tetapi MySQL juga portable dan dapat berjalan pada system operasi yang komersial seperti misalnya Windows, Solaris, Irix. MySQL menggunakan bahasa SQL.
SQL (Structured Query Langguage) adalah bahasa standard yang digunakan untuk mengakses server database. Beberapa keunggulan MySQL dibandingkan dengan database lain adalah:
·      Kecepatan: MySQL cepat. Para pengembang berpendapat bahwa MySQL adalah database yang tercepat yang didapat. Pendapat ini dapat di selidiki dengan mengunjungi www.mysql.com/benchmark.html.
·      Kemudahan dalam penggunaan: MySQL adalah simple database system dengan performa tinggi dan tidak kompleks untuk setup, dan administrator,disbanding dengan system yang lebih besar.
·      Biaya: MySQL gratis untuk semua pengguna.
·      Mendukung bahasa Query: MySQL memahami SQL, juga dapat mengakses MySQL menggunakan aplikasi yang mendukung ODBC
·      Kemampuan: Banyak client dapat berhubungan dengan server pada saat yang bersamaan. Clients dapat menggunakan multiple database secara bersamaan.
3. DESAIN DAN IMPLEMENTASI
Website komputeronline.com dirancang menggunakan web server Apache, server database MySQL, dan bahasa scripting PHP. Secara garis besar, hubungan antara client browser, web server, dan database server dapat dilihat pada Gambar 1.

Gambar 1. Arsitektur Aplikasi Web Database


jurnal 2

PHP-Nuke
PHPNuke merupakan sistem manajemen konten dan publikasi berita otomatis berbasis web. PHP-Nuke menggunakan sintak php dan mysql sebagai database manajemennya. Sistem ini di rilis sebagai perangkat lunak bebas dengan lisensi GNU (General Public License), dengan demikian PHP-Nuke dapat digunakan secara bebas tanpa membayar lisensi.

DIAGRAM ARSITEKTUR INFORMASI
1.      Mode Pengguna Halaman Utama

Gambar 1.

Diagram Arsitektur Informasi Mode Pengguna Halaman Utama Halaman Tentang Kami, Struktur Organisasi, Pedoman Penulis Merujuk ke suatu halaman web statis, sehingga tidak diperlukan struktur pada ketiga sub informasi ini. Ketiga subinformasi dibangunmenjadi sebuah modul pada PHPNuke, tidak memiliki script PHP Khusus dan berisi teks dari masing-masing informasi. Script PHP yang digunakan pada modul ini adalah script
PHP modul standar PHPNuke, yang digunakan untuk memanggil header dan footer. Sehingga tidak diperlukan rancangan
alir program pada ketiganya.
Halaman Jurnal juga dibangun menjadi sebuah modul PHPNuke. Pemrograman yang digunakan adalah PHP dan database Mysql seperti yang digunakan
pada PHPNuke. Penggunaan modul mempermudah proses administrasi dari ke 4
modul yang aktif di mode pengguna. Modul ini diperlukan rancangan alir program tersendiri, karena proses yang dibutuhkan meliputi beberapa pekerjaan.

RANCANG BANGUN MODUL JURNAL
Modul jurnal merupakan modul yang disusun dalam penelitian ini, modul ini dipergunakan untuk memanajemen database
jurnal yang tersimpan bersama database PHPNuke. Ada 2 mode pada modul jurnal ini. Yang pertama dalam mode pengguna, yang hanya dapat mencari dan menampilkan data-data jurnal yang ada. Dan mode administrator, yang digunakan untuk melakukan proses editing dan penambahan baru. Selain proses manajemen jurnal, pada file script di modul jurnal juga harus memuat header dan footer standart modul dari PHP-nuke. Fungsi header dan footer dimaksudkan untuk membuat modul jurnal juga terintegrasi dalam mode administrator PHP-Nuke.


Isi jurnal 3

Dalam penelitian ini dilakukan pengembangan aplikasi evaluasi pembelajaran menggunakan Flash. Pekerjaan siswa diproses oleh ActionScript yang merupakan pemrograman bagian dari Flash, dan siswa dapat mengetahui skor yang diprolehnya. Agar skor dapat disimpan dalam basisdata, diperlukan script PHP untuk menyimpan skor ke dalam basisdata
MySQL di server. Dengan mengintegrasikan ActionScript pada Flash dengan script PHP, dapat diperoleh suatu aplikasi yang berbasis multimedia. Aplikasi dapat menggunakan semua objek multimedia seperti image, teks, animasi, audio, video, dan tools interaktif. Flash sebagai interface atau front-end tempat melakukan input data pada Flash movie, kemudian data dan variabel dikirimkan ke basisdata melalui PHP. Data dalam basisdata juga dapat ditampilkan kembali pada Flash movie. Dengan demikian aplikasi multimedia yang dikembangkan dengan Flash movie sebagai front-end dapat berhubungan dengan basisdata di server.
METODE PENELITIAN Medode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Multimedia Development Life Cycle yang memiliki enam tahap yaitu, concept, design, obtainining content material, assembly, testing dan distribution.
Gambar 1. Tahap pengembangan aplikasi multimedia Sutopo, Pengembangan Evaluasi Pembelajaran Berbasis Mulimedia dengan Flash, PHP, dan MYSQL 81
1.         Concept. Dalam tahap ini dilakukan identifikasi perkiraan kebutuhan yang dihasilkan dari pengamatan  pada penelitian, serta pembuatan materi untuk evaluasi matakuliah Algoritma dan Pemrograman. Disamping itu dilakukan analisis mengenai teknologi, ragam multimedia, dan penyimpanan nilai hasil belajar mahasiswa.
2. Design. Dalam tahap ini dilakukan pembuatan desain visual tampilan, interface, storyboard, dan struktur navigasi. Desain multimedia memerlukan pemetaan struktur navigasi (navigation structure atau site map) yang menggambarkan hubungan antara beberapa konten dan membantu meng-organisasi konten dengan pesan. Di samping itu, pada tahap ini juga dibuat perancangan algoritma untuk aplikasi evaluasi pembelajaran.
3. Obtaining content material. Pada tahap ini dilakukan pengumpulan bahan seperti image, animasi, audio dan video. Bahan yang diperlukan dapat diperoleh dari perpustakaan, atau pembuatan khusus untuk aplikasi ini.
4. Assembly. Tahap assembly merupakan tahap dimana seluruh objek multimedia dibuat berdasar-kan storyboard dan struktur navigasi yang berasal dari tahap design. Dalam tahap ini dilakukan pembuatan ilustrasi, audio dan video, serta pemrograman.
5. Testing. Tahap testing (uji coba) dilakukan setelah selesai tahap pembuatan. Pertama-tama dilakukan uji coba secara modular untuk memastikan apakah hasilnya seperti yang diinginkan. Selanjutnya dilakukan uji coba untuk evaluasi matakuliah yang melibatkan mahasiswa dan dosen. Dari hasil uji coba dilakukan perbaikan sesuai dengan saran masukan dari mahasiswa dan dosen. Dari hasil perbaikan dilakukan uji coba lagi agar me-ningkatkan kinerja aplikasi sehingga memenuhi kebutuhan untuk evaluasi hasil belajar mahasiswa.
6. Distribution. Setelah uji coba yang mungkin perlu dilakukan beberapa kali, dalam tahap ini dilaku-kan pembuatan master file, pedoman penggunaan aplikasi, serta dokumentasi sistem.


Kesimpulannya dari 3 jurnal Mysql dan PHP:
Untuk jurnal pertama tentang Aplikasi E-Commerce dengan menggunakan Mysql dan PHP. Membahas tentang bagaimana kita menggunakan bahasa PHP sebagai media untuk membuat sbuah aplikasi E-commerce di jurnal ini kelebihan PHP dalam pembuatan aplikasi ini dan kegunaan Mysql untuk mengakses server database dan di jurnal ini dijelaskan tahap-tahap instalasi / persiapan server yang akan digunakan.
            Dari hasil penelitian pada jurnal kedua disimpulkan bahwa :
Pembuatan situs sangat terbantu dengan penggunaan CMS PHP-Nuke, Sehingga mempercepat waktu penulisan program. Instalasi sebaiknya langsung melalui utilitas
cpanel pada modul fantastisco untuk menghemat waktu dan bandwidth. Proses manajemen jurnal menjadi lebih baik dan mudah dalam pencarian.
Pada jurnal ketiga ini kesimpulannya Evaluasi pembelajaran menggunakan computer Aplikasi yang berbasis multimedia dapat dibuat dengan Flash Script PHP digunakan untuk menjembatani antara Flash dengan basisdata MySQL, sehingga variable pada Flash dapat dibaca dan nilainya disimpan ke dalam basisdata MySQL.






daftar pustaka :
H Sutopo - Jurnal Informatika, 2011 ced.petra.ac.id
H Sutopo - Jurnal Informatika, 2012 - jurnalinformatika.petra.ac.id
S Sulastri - Dinamik-Jurnal Teknologi Informasi, 2008 - unisbank.ac.id


Arsitektur Komputer



PERKEMBANGAN ARSITEKTUR KOMPUTER DARI MASA KE MASA

A.    PERKEMBANGAN ARSITEKTUR KOMPUTER DARI MASA KE MASA
Komputer berasal dari kata Compute yang berarti menghitung. Sehingga dengan asal kata ini kita dapat mengasumsikan bahwa alat ini pertama kali dibuat karena atas dasar kebutuhan manusia untuk menghitung sesuatu. Komputer merupakan alat elektronik yang pada awalnya dirancang untuk aktivitas komputasi. Namun pada saat ini penggunaan komputer telah berkembang tidak hanya untuk proses komputasi tetapi sudah mencakup pada manipulasi, simulasi, animasi, dan komunikasi-informasi. Sebagaimana layaknya sebuah perangkat elektronik, komputer merupakan sistem IPO (Input Proccess and Output), sehingga memerlukan masukan untuk diolah yaitu berupa data dan akan menghasilkan suatu keluaran yaitu informasi
Secara teknis, kriteria yand dijadikan dasar untuk mengklasifikasikan, antara lain:

(1) arsitektur;
(2) kecepatan pemrosesan;
(3) besarnya memori;
(4) kemampuan penyimpanan;
(5) jumlah pengguna;
(6) biaya; dan
(7) ukuran.

Arsitektur komputer mengacu pada rancangan internal dari rangkaian komputer. Termasuk di dalamnya jumlah dan tipe komponen yang menampilkan kemampuan komputasi. Arsitektur komputer sangat tergantung pada kegunaan komputer itu sendiri. Kecepatan pemrosesan diukur dari jumlah instruksi yang dapat diproses oleh computer setiap detiknya, biasanya dalam satuan million instruksi per detik (MIPS). Untuk mempermudah pengenalan kecepatan pemrosesan sering dicantumkan berupa angka frekuensi, misalnya 233 MHz, 400 MHz, 533B MHz dan yang terbaru yang beredar di pasaran dikeluarkan Intel adalah 3,2 GHz. Memori utama mengacu pada penyimpan internal komputer sehingga bisa digunakan untuk mengakses dan menjalankan program. Memori utama bisa mengakses dengan lebih baik jika ditopang dengan media penyimpanan yang besar. Hal tersebut berkaitan dengan adanya virtual memory pada media penyimpanan yang biasanya digunakan untuk pengaksesan suatu program (swap).
Untuk komputer yang terangkai dalam suatu jaringan (network) maka semakin banyak jumlah  pengguna dalam sistem jaringan akan semakin menurun kinerja dari sistem jaringan komputer tersebut. Kriteria biaya berkaitan dengan perbandingan antara biaya (cost) dan keuntungan yang diperoleh dari penggunaan sistem komputer.Berdasarkan kriteria tersebut diatas, maka komputer bisa dikelompokkan dalam beberapa klasifikasi, yaitu: komputer super, mainframe, komputer mini, server. Perkembangan inovasi komputer sejak 1960 menambah satu daftar penemuan yang sangat menarik dan paling penting , yaitu Arsitektur Reduced
Instruction Set computers ( RISC). Walaupun sistem RISC telah ditentukan dan dirancang dengan berbagai cara berdasarkan komunitasnya, elemen penting yang digunakan sebagian rancangan umumnya adalah sebagai berikut :
1. Set instruksi yang terbatas dan sederhana
2. Register general purpose berjumlah banyak atau penggunaaan teknologi kompiler untuk     mengoptimalklan penggunaan register.
3. Penekanan pada pengoptimalan pipeline instruksi.
1. 1. Karakteristik-Karakteristik Eksekusi Instruksi
Salah satu evolusi komputer yang besar adalah evolusi bahasa pemprograman. Bahasa pemprograman memungkinkan programmer dapat mengekspresikan algoritma lebih singkat, lebih memperhatikan rincian, dan mendukung penggunaan pemprograman terstruktur, tetapi ternyata muncul masalah lain yaitu semantic gap, yaitu perbedaan antara operasi-operasi yang disediakan oleh HLL dengan yang disediakan oleh arsitektur komputer, ini ditandai dengan ketidakefisienan eksekusi, program mesin yang berukuran besar, dan kompleksitas kompiler.
Untuk mengurangi kesenjangan ini para perancang menjawabnya dengan arsitektur. Fitur-fiturnya meliputi set-set instruksi yang banyak, lusinan mode pengalamatan, dan statemen-statemen HLL yang diimplementasikan pada perangkat keras. Set-set instruksi yang kompleks tersebut dimaksudkan untuk :

1. Memudahkan pekerjaan kompiler
2. Meningkatkan efisiensi eksekusi, karena operasi yang kompleks dapat
diimplementasikan didalam mikrokode.
3. Memberikan dukungan bagi HLL yang lebih kompleks dan canggih.
Oleh karena itu untuk memahami RISC perlu memperhatikan karakteristik eksekusi instruksi. Adapun aspek-aspek komputasinya adalah :

1. Operasi-operasi yang dilakukan.
2. Operand-operand yang digunakan,
3. Pengurutan eksekusi,


1.Operasi
Beberapa penelitian telah menganalisis tingkah laku program HLL (High Level Language). Assignment Statement sangat menonjol yang menyatakan perpindahan sederhana merupakan satu hal yang penting. Hasil penelitian ini merupakan hal yang penting bagi perancang set instruksi mesin yang mengindikasikan jenis instruksi mana yang sering terjadi karena harus didukung optimal.
2.Operand
Penelitian Paterson telah memperhatikan [PATT82a] frekuensi dinamik terjadinya kelas-kelas variabel. Hasil yang konsisten diantara program pascal dan C menunjukkan mayoritas referensi menunjuk ke variable scalar.
 Penelitian ini telah menguji tingkah laku dinamik program HLL yang tidak tergantungpada arsitektur tertentu. Penelitian [LUND77] menguji instruksi DEC-10 dan secara dinamik menemukan setiap instruksi rata-rata mereferensi 0,5 operand dalam memori dan rata-rata mereferensi 1,4 register. Tentu saja angka ini tergantung pada arsitektur dan kompiler namun sudah cukup menjelaskan frekuensipengaksesan operand sehingga menyatakan pentingnya sebuah arsitektur.
3. Procedure Calls

Dalam HLL procedure call dan return merupakan aspek penting karena merupakan operasi yang membutuhkan banyak waktu dalam program yangdikompalasi sehingga banyak berguna untuk memperhatikan cara implementasiopperasi ini secara efisien. Adapun aspeknya yang penting adalah jumlah parameter dan variabel yang berkaitan dengan prosedur dan kedalaman pensarangan (nesting).
4. Implikasi

Secara umum penelitian menyatakan terdapat tiga buah elemen yang menentukan karakter arsitektur RISC :
1. Penggunaan register dalam jumlah besar yang ditunjukan untuk
mengotimalkan pereferensian operand.
2. Diperlukan perhatian bagi perancangan pipelaine instruksi karena
tingginya proporsi instruksi pencabangan bersyarat dan procedure call,
pipeline instruksi yang bersifat langsung dan ringkas menjadi tidak
efisien
3. Terdapat set instruksi yang disederhanakan




1. 2. Karakteristik Arsitektur Reduced Instruction Set Computers (RISC)
Arsitektur RISC memiliki beberapa karakteristik diantaranya :
1.Siklus mesin ditentukan oleh waktu yang digunakan untuk mengambil dua buah operand dari register, melakukan operasi ALU, dan menyimpan hasil operasinya kedalam register, dengan demikian instruksi mesin RISC tidak boleh lebih kompleks dan harus dapat mengeksekusi secepat mikroinstruksipada mesin-mesin CISC.  Dengan menggunakan instruksi sederhana atauinstruksi satu siklus hanya dibutuhkan satu mikrokode atau tidak sama sekali,instruksi mesin dapat dihardwired. Instruksi seperti itu akan dieksekusi lebihcepat dibanding yang sejenis pada yang lain karena tidak perlu mengaksespenyimapanan kontrol mikroprogram saat eksekusi instruksi berlangsung.

2. Operasi berbentuk dari register-ke register yang hanya terdiri dari operasiload dan store yang mengakses memori . Fitur rancangan ini menyederhanakan set instruksi sehingga menyederhanakan pula unit control. Keuntungan lainnya memungkinkan optimasi pemakaian register sehingga operand yang sering diakses akan tetap ada di penyimpanberkecepatan tinggi.
1.      Penekanan pada operasi register ke register merupakan hal yang unik bagi perancangan RISC
2.      Penggunaan mode pengalamatan sederhana, hampir sama dengan instruksi menggunakan pengalamatan register,. Beberapa mode tambahan seperti pergeseran dan pe-relatif dapat dimasukkan selain itu banyak mode kompleks dapat disintesis pada perangkat lunak dibanding yang sederhana, selain dapat menyederhanakan sel instruksi dan unit kontrol.
4. penggunaan format-format instruksi sederhana, panjang instruksinya tetap dan disesuaikan dengan panjang word. Fitur ini memiliki beberapa kelebihan karena dengan menggunakan field yang tetap pendekodean opcode dan pengaksesan operand register dapat dilakukan secara bersama-sama

2. Ciri-Ciri RISC

1. Instruksi berukuran tunggal
2. Ukuran yang umum adalah 4 byte
3. Jumlah pengalamatan data sedikit, biasanya kurang dari 5 buah.
4. Tidak terdapat pengalamatan tak langsung yang mengharuskan melakukan sebuah akses memori agar memperoleh alamat operand lainnya dalam memori

5. Tidak terdapat operasi yang menggabungkan operasi load/store dengan operasi aritmatika, seperti penambahan ke memori dan penambahan dari memori.
6. Tidak terdapat lebih dari satu operand beralamat memori per instruksi
7. Tidak mendukung perataan sembarang bagi data untuk operasi load/ store
8. Jumlah maksimum pemakaian memori manajemen bagi suatu alamat data adalah sebuah instruksi.
9. Jumlah bit bagi integer register spesifier sama dengan 5 atau lebih, artinya sedikitnya 32 buah register integer dapat direferensikan sekaligus secara eksplisit.
10. Jumlah bit floating point register spesifier sama dengan 4 atau lebih, artinya sedikitnya 16 register floating point dapat direferensikan sekaligus secara eksplisit.

Beberapa prosesor implementasi dari arsiteketur RISC adalah AMD 29000, MIPS R2000, SPARC, MC 88000, HP PA, IBM RT/TC, IBM RS/6000, intel i860, Motorola 88000 (keluarga Motorola), PowerPC G5.

2. Prosessor Yang Menggunakan Sistem Risc


2.1. PowerPC dibangun dengan arsitektur RISC
Proyek mini komputer 801 di IBM pada tahun 1975 mengawali banyak konsep arsitektur yang digunakan dalam sistem RISC. 801 bersama dengan prosessor RISC I Berkeley, meluncurkan gerakan RISC, namun 801 hanya merupakan prototipe yang ditujukan untuk mengenalkan konsep disain
Keberhasilan memperkenalkan 801 menyebabkan IBM membangun produk workstation RISC komersial yaitu PC RT pada tahun 1986, dengan mengadaptasi konsep arsitektural 801 kedalam kinerja yang sebanding atau yang lebih baik. IBM RISC System/6000 merupakan mesin RISC superscalar1 yang dipasarkan sebagai workstation berunjuk kerja tinggi, tidak lama kemudian IBM mengkaitkan mesin ini sebagai arsitektur POWER. IBM kemudian menjalin kerjasama dengan Motorola, pembuat mikroprosessor seri 6800, dan Apple, yang menggunakan keping Motorola dalam komputer Macintoshnya dan hasilnya adalah seri mesin yang mengimplementasikan arsitektur PowerPC yang diturunkan dari arsitektur POWER dan merupakan sistem RISC superscalar.
Sejauh ini diperkenalkan empat anggota kelompok PowerPC yaitu :

1. 601,merupakan mesin 32-bit yang ditujukan untuk membawa arsitektur PowerPC kepasar secepat mungkin.
2. 603, merupakan mesin 32-bit yang ditujukan bagi low-end desktop dan komputer portable dengan implementasi yang lebih efesien.
3. 604, merupakan mesin 32-bit yang ditujukan bagi low-end server dan desktop, dengan menggunakan teknik rancangan superscalar lanjutan guna mendapatkan kinerja yang lebih baik.
4. 620, ditujukan bagi high-end server, sekaligus merupakan kelompok PowerPC pertama yang mengimplementasikan arsitektur 64 bit penuh, termasuk regiater 64-bit dan lintasan data.
2.2. Karakteristik dan Fungsi


1. Jenis-Jenis Data
PowerPC dapat beroperasi menggunakan data yang panjang 8 bit (byte), 16 bit (halfword), 32 bit (word), dan 64 bit (doubleword). Beberapa instruksi mengharuskan agar operand memori dijajarkan (aligned) pada batas 32-bit, walaupun secara umum tidak terlalu diperlukan.
Salah satu ciri PowerPC yang menarik adalah dapat menggunakan cara little-endian maupun big-endian2, dengan kata lain, byte yang paling kurang signifikan disimpan dalam alamat terendah atau tertinggi. Konsep ke-endianan pertama kali dibahas dalam literature Cohen [COHE8]. Pada byte ke-endian-an harus melakukan pengurutan nilai-nilai skalar multibyte. Konsep ini terjadi apabila terdapat kebutuhan untuk memperlakukan entitas multiple-byte sebagai butir data tunggal, walaupun entitas ini terdiri dari unit-unit yang dapat dialamati yang lebih kecil.
Beberapa mesin seperti intel 80x86, pentium, dan VAX, merupakan mesin-mesin litlle
endian, sedangkan mesin-mesin seperti IBM S/370, Motorola 680x0, dan sebagian besar mesin-mesin RISC merupakn mesin-mesin big-endian. Sifat keendian-an tidak akan melampaui unit data, dlam sembarang mesin, aggregate seperti file, struktur data, dan array terdiri dari beberapa unit data, yang masing-masing memakai ke-endian-an. Jadi konversi blok memori dari suatu jenis keendian-an kejenis lainnya memerlukan pemahaman struktur data.
Tidak terdapat konsensus umum tentang ke-endianan yang terbaik3, PowerPC sendiri adalah jenis prosesor yang bi-endian, yang mendukung baik mode big-endian maupun litlle-endian, arsitektur bi-endian memungkinkan pembuat perangkat lunak untuk memilih mode yang mana saja ketika harus memindahkan sistem operasi dan aplikasi dari suatu mesin ke mesin lainnya.
Byte, halfword, word, doubleword merupakan jenis data umum. Prosesor
mengiterpretasikan isi item data tertentu tergantung pada instruksi. Prosesor
fixed point mengenal jenis data berikut :
- Unsigned Byte : dapat digunakan bagi operasi logika atau aritmetika integer. Data ini dimuat dari memori ke register umum dengan zero-extending dsebelah kiri keukuran penuh register.\
-Unsigned Halfword : seperti diatas namun dengan kuantitas 16-bit.
-Signed Halfword : digunakan untuk operasi aritmatika, dimuatkan kedalam memori dengan sign-extending pada sebelah kiri keukuran penuh register (yaitu, bit tanda disalinkan keposisi-posisi yang kosong).
-Unsigned Word : digunakan untuk operasi logika dan berfungsi sebagai pointer lokal.
-Signed Word : digunakan untuk operasi aritmatika.
-Unsigned Doubleword : digunakan sebagai pointer alamat.
-Byte String : panjangnya mulai 0 hingga 128 byte.
Selain itu PowerPC mendukung data floating poing presisi tunggal dan presisi ganda yang ditetapkan pada IEEE 754.
2.      Jenis Jenis Operasi


PowerPC banyak memiliki jenis operasi , berikut disajikan berbagai jenis operasi pada PowerPC :
Instruksi Uraian
Berorientasi Pencabangan b Pencabangan tidak bersyarat bl Bercabang kealamat sasaran dan menaruh alamat efektif instruksi yang berada setelah pencabangan kedalam link register bc Pencabangan bersyarat pada Count Register dan/atau pada bit dalkam Condition Register.
 System Call
untuk membangkitkan layanan sistem operasi trap Memebandingkan dua buah operand dan membangkitkan system trap handler bila persyaratan tertentu dipenuhi.
Load/Store
lwzu Memuatkan word dan nol kesebelah kiri; mengupdate register sumber
ld Memuatkan dobleword. lmw Memuatkan word ganda; memuatkan word berurutan ke regiater yang berdekatan dari register sasaran melalui General Purpose
Register 31.
lswx memuatkan suatu untaian byte kedalam register yang dimulaidengan register sasaran; empat byte per-register; diambil semua dari register 31 hingga register 0.
Arimatika Integer
add Menjumlahkan isi dari dua buah integer dan menyimpannya dalam register ketiga
subf Mengurangkan isi dua buah register dan menyimpannya dalam  register ketiga.
mullw Mengalikan isi dua buah register orde rendah 32-bit dan menyimpan hasil perkaliannya dalam register 64-bit ketiga.
divd Membagi isi dua buah register 64-bit dan menyimpan kuosiennya dalam register ketiga.
          Logika dan Sift
cmp Membandingkan dua buah operand dan menyetel empat buah bit
kondisi dalam field register kondisi tertentu.
crand Condition Register AND dua bit Condition Register di-AND-kan dan hasilnya disimpan dalam salah satu dari kedua posisi tersebut.
and Meng-AND-kan isi dua buah register dan menyimpannya dalam register ketiga
cntlzd Mencacah jumlah bit 0 berturutan yang berawal pada bit nol dalam register sumber dan menempatkan hasil perhitungan dalam regiater tujuan.
rldic Merotasikan ke kiri register doubleword, meng-AND-kannya dengan mask, dan menyimpannya dalam register tujuan.
sld Menggeser kekiri dalam register sumber dan menyimpannya dalam register tujuan
Floating Point
lfs Memuatkan bilangan floating point 32-bit dari memori,mengubahnya kedalam format 64 bit, dan menyimpannya dalam register floating point.
fadd Menjumlahkan dua buah register floating point dan menyimpannya dalam register ketiga.
fmadd Mengalikan isi dua buah register, menambahkan isi regiater ketiga, dan menyimpan hasilnya dalam regiater keempat.
fcmpu Membandingkan dua buah operand floating point dan menyetel bit-bit kondisi.
Manajemen Cache
dcbf Membersihkan (flush) blok data cache; melakukan lookup dalam cache yang terdapat pada alamat sasaran tertentu dan melakukan operasi pembersihan.
icbi Menginvalidasikan instruksi blok cache
2.1.  Instruksi-Instruksi berorientasi Pencabangan
PowerPC memiliki orientasi pencabangan tidak bersyarat danpencabangan bersyarat. Instruksi-instruksi pencabangan bersyarat menguji suatubit tunggal dari register kondisi apakah benar, salah, atau tidak peduli dan isi dari counter register apakah nol, bukan nol, atau tidak peduli.
 Dengan demikian terdapat sembilan macam kondisi instruksi pencabangan bersyarat yang terpisah. Apabila counter register diuji apakah nol atau bukan nol, maka sesudah
pengujian register berkurang 1.
Hal ini tentunya memudahkan penyiapan loop iterasi. Instruksi dapat juga mengindikasikan bahwa alamat dari pencabangan itu ditempatkan dalam link register, hal ini memungkinkan pengolahan call/return.
2.2.  Instruksi-instruksi Load/Store


Dalam arsitektur PowerPC hanya instruksi load/store yang dapat mengakses lokasi memori, instruksi logika dan aritmetika hanya dilakukan terhadap register. Terdapat dua fitur yang membedakan instruksi-instruksi load/store :



1 .  Ukuran data, dimana data dapat dipindahkan dalam satu byte, halfword, word, atau doubleword. Instruksi-instruksi juga dapat digunakan untuk memuat atau menyimpan suatu untai byte ke dalam sejumlah register atau dari sejumlah register
2 .  Ekstensi Tanda, dimana pada pembuatan word dan halfword, bit-bit sebelah kiri register 64-bit tujuan yag tidak dipakai dapat diisi dengan bilangan-bilangan nol atau dengan bit tanda dari kuantitas yang dimuatkan.
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN TEKNOLOGI RISC


Teknologi RISC relatif masih baru oleh karena itu tidak ada perdebatan dalam menggunakan RISC ataupun CISC, karena tekhnologi terus berkembang dan arsitektur berada dalam sebuah spektrum, bukannya berada dalam dua kategori yang jelas maka penilaian yang tegas akan sangat kecil kemungkinan untuk terjadi.



Kelebihan

1. Berkaitan dengan penyederhanaan kompiler, dimana tugas pembuatkompiler untuk menghasilkan rangkaian instruksi mesin bagi semuapernyataan HLL. Instruksi mesin yang kompleks seringkali sulit digunakankarena kompiler harus menemukan kasus-kasus yang sesuai dengan konsepnya.
 Pekerjaan mengoptimalkan kode yang dihasilkan untuk meminimalkan ukuran kode, mengurangi hitungan eksekusi instruksi, dan meningkatkan pipelining jauh lebih mudah apabila menggunakan RISC dibanding menggunakan CISC.
2. Arsitektur RISC yang mendasari PowerPC memiliki kecenderungan lebih menekankan pada referensi register dibanding referensi memori, dan referensi register memerlukan bit yang lebih sedikit sehingga memiliki akses eksekusi instruksi lebih cepat.
3. Kecenderungan operasi register ke register akan lebih menyederhanakan set instruksi dan menyederhanakan unit kontrol serta pengoptimasian register akan menyebabkan operand-operand yang sering diakses akan tetap berada dipenyimpan berkecepatan tinggi.
4. Penggunaan mode pengalamatan dan format instruksi yang lebih sederhana.

Kekurangan

1. Program yang dihasilkan dalam bahasa simbolik akan lebih panjang (instruksinya lebih banyak).
2. Program berukuran lebih besar sehingga membutuhkan memori yang lebih banyak, ini tentunya kurang menghemat sumber daya
3. Program yang berukuran lebih besar akan menyebabkan
a. Menurunnya kinerja, yaitu instruksi yang lebih banyak artinya akan lebih banyak byte-byte instruksi yang harus diambil.
b. Pada lingkungan paging akan menyebabkan kemungkinan terjadinya page fault lebih besar.

Alat-alat hitung yang mendasari munculnya komputer antara lain :


1Abacus
Abacus, yang muncul sekitar 5000 tahun yang lalu di Asia kecil dan masih digunakan di beberapa tempat hingga saat ini, dapat dianggap sebagai awal mula mesin komputasi.
Walaupun alat ini memang tergolong purba, tapi inilah sebuah manakarya manusia di bidang alat hitung.
2.numerical wheel calculator
Alat yang diciptakan oleh Blaise Pascal ini mulai menggunakan prinsip-prinsip mekanik. Alat ini menggunakan roda bergerigi sehingga dapat melakukan operasi penjumlahan. Alat ini menginspirasi para ilmuwan pada masa itu sehingga terus dikembangkan menjadi alat hitung yang berbasis mekanik.
3.Mesin uap Babbage
Mesin uap Babbage, walaupun tidak pernah selesai dikerjakan, tampak sangat primitif apabila dibandingkan dengan standar masa kini. Bagaimanapun juga, alat tersebut menggambarkan elemen dasar dari sebuah komputer modern dan juga mengungkapkan sebuah konsep penting. Terdiri dari sekitar 50.000 komponen, desain dasar dari Analytical Engine menggunakan kartu-kartu perforasi (berlubang-lubang) yang berisi instruksi operasi bagi mesin tersebut.

KESIMPULAN

1. Arsitektur PowerPC merupakan pengembangan IBM 801, RT PC, dan RS/600 (dikenal juga dengan implementasi arsitektur POWER).
2. Implementasi pertama arsitektur power PC yaitu 601 memiliki rancangan yang sangat mirip dengan rancangan RS 6000, model PowerPC berikutnya mempunyai konsep superscalar.
3. Kelebihan arsitektur RISC yang berkaitan dengan kinerja dapat ditunjukan dengan sejumlah “Sircumstansial Evidence”.
.Optimasi kompiler yang lebih efektif dan dapat dikembangkan
Sebagian besar instruksi yang dihasilkan oleh kompiler relatif sederhana.
Berkaitan dengan penggunaan pipelining instruksi yang diterapkan secara lebih efektif terhadap RISC.
Program-program RISC harus lebih responsife terhadap interrupt. Berkaitan dengan implementasi VLSI
Apabila digunakan rancangan dan implementasi CPU akan berubah, artinya dimungkinkan untuk menaruh CPU keseluruhan pada keeping tunggal.










Daftar pustaka :
Google.com
http://artikelarkom.blogspot.com/2013/01/perkembangan-arsitektur-komputer.html